Kasus Penjualan Perumahan Fiktif di Sidoarjo, Total Kerugian Capai Rp 1,7 M

1 month ago 17
winjudi slot online winjudi online winjudi situs winjudi online slot gacor online terbaru situs slot gacor online terbaru link slot gacor online terbaru demo slot gacor online terbaru rtp slot gacor online terbaru Akun slot gacor Akun situs slot gacor Akun link slot gacor Akun demo slot gacor Akun rtp slot gacor Akun slot gacor online terbaru Akun situs slot gacor online terbaru Akun link slot gacor online terbaru Akun demo slot gacor online terbaru Akun rtp slot gacor online terbaru informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online hari ini berita online hari ini kabar online hari ini liputan online hari ini kutipan online hari ini informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online winjudi slot online

Sidoarjo -

Polisi membongkar kasus penipuan penjualan perumahan fiktif di Sidoarjo, Jawa Timur. Direktur Utama PT Araya Berlian Perkasa, Fatimatul Zahro (28), ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Dilansir detikJatim, Sabtu (3/8/2024), ada tujuh orang korban yang melaporkan kasus penipuan itu ke polisi. Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan masing-masing kerugian korban bervariasi.

Christian menjelaskan tujuh orang menjadi korban yakni F (perempuan) kerugian Rp 210 juta, A (perempuan) kerugian Rp 199 juta, D (laki-laki) Rp 378 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu M (perempuan) Rp 189,6 juta, H (perempuan) Rp 199 juta, W (perempuan) Rp 251 juta, dan N (perempuan) Rp 372 juta. Uang yang dibayarkan para korban di atas merupakan ...

Read Entire Article